Categories
Pusat

Natal Membawa Pengharapan

(Lukas 2:25-35)

Sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu (ay. 30).

Simeon adalah seorang yang sudah sangat tua namun ia masih hidup karena Tuhan bermurah hati kepada-Nya. Ia mendapatkan kemurahan untuk dapat melihat kegenapan dari janji Tuhan bagi bangsa Israel. Pengharapan akan janji hadirnya Juruselamat, yang tertumpu pada Yesus Kristus. Kelahiran Yesus Kristus adalah kegenapan dari janji keselamatan. Oleh karenanya, Simeon dengan sukacita memuji Allah.

Simeon sangat merindukan dan berharap akan penghiburan bagi Israel. Yang dimaksud penghiburan bagi Israel adalah kelepasan yang dilakukan oleh Mesias atas Yerusalem. Ia akan membebaskan umat-Nya dari belenggu dosa. Ia pula akan menjadi Juruselamat bagi bangsa-bangsa lain. Jangkauan keselamatan tidak hanya bagi orang Israel namun bagi setiap bangsa.

Simeon “hanya” melihat dan menatang Sang Juruselamat namun ia begitu bersukacita apalagi kita yang sudah melihat penggenapan keselamatan melalui kelahiran dan kematian Tuhan Yesus di kayu salib. Sukacita atas kasih Allah seharusnya mewarnai kehidupan kita. Untuk itu, kita tidak perlu meragukan akan kasih Allah yang besar atas hidup kita. Kita tidak perlu takut menghadapi masa depan karena kasih Allah bersama kita.

Natal membawa pengharapan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Yang pertama, pengharapan keselamatan. Ketika percaya kepada Tuhan Yesus maka keselamatan dan jaminan hidup kekal diperoleh. Namun keselamatan itu belum sepenuhnyan diterima (already but not yet) dalam pengertian hidup kekal itu baru kita alami ketika sudah bersama Tuhan di surga. Yang kedua, pengharapan penyertaan Tuhan. Tuhan berjanji kepada setiap anak-anak-Nya bahwa Ia akan menyertai kehidupan mereka. Kita adalah anak Tuhan maka tentu janji-Nya akan Ia genapi.

Sesuai Kalender Gerejawi, Minggu ini kita memasuki MInggu Adven I. Artinya kita kembali diingatkan akan masa penantian kelahiran Tuhan Yesus. Biarlah melalui masa Adven ini kita semakin menyadari akan kasih Tuhan yang besar. Biarlah kita juga mau berbagi kasih kepada orang lain yang belum mengalami kasih Allah. (am)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *