Categories
Pusat

Digerakkan Oleh Belas Kasihan

Mat 14:13-21

Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakti (ay. 14).

Selama Tuhan Yesus di dunia, Ia melayani begitu banyak orang. Setiap kalanggan dengan status sosial mereka masing-masing, baik orang “benar” maupun orang yang berdosa, pria dan wanita, semuanya mengalami pelayanan dari-Nya. Ia sangat peduli kepada mereka sehingga Ia melakukan banyak perbuatan baik bagi mereka, antara lain: mengajarkan firman, menyembuhkan yang sakit dan memberi makan yang lapar. Firman Tuhan menjelaskan motivasi Ia melakukan semuanya adalah belas kasihan yang besar kepada mereka.

Pada ayat 14, kata belas kasihan mengandung arti perasaan yang sangat dalam terhadap orang lain. Akan terasa “sakit” apabila perasaan itu tidak diwujudkan. Perasaan belas kasihan inilah yang mewarnai pelayanan-Nya selama di dunia. Belas kasihan ini pula yang menghantar-Nya mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Sungguh kasih Allah sangat luar biasa.

Sebagai murid Kristus, tentu Tuhan Yesus pun menginginkan kita memiliki belas kasihan terhadap sesama kita. Sebagaimana kita telah mengalami kasih Allah yang besar maka kita pun seharusnya memiliki kerinduan supaya banyak orang mengalami kasih Allah. Kasih Allah dapat mereka alami ketika kita melakukan tindakan kasih bagi sesama. Dorongan belas kasihan menjadi penting di dalam setiap pelayanan dan perbuatan yang dilakukan. Tanpa belas kasihan maka perbuatan itu tidak akan tahan lama. Dengan belas kasihan, dalam setiap keadaan pun, perbuatan baik dapat dinyatakan.

Bulan Diakonia pada bulan ini mengingatkan kita akan pentingnya perasaan belas kasihan dalam kehidupan berjemaat dan bermasyarakat. Hal ini dapat terlihat ketika setiap anggota jemaat saling memperhatikan dan peduli akan setiap pergumulan mereka. Melalui program-program Bidang Diakonia seperti orang tua asuh, pengobatan gratis bagi masyarakat sekitar, donor darah, tim kedukaan (tim Dorkas), kita dapat menyatakan belas kasihan kepada sesama. Oleh karena itu, mari kita dukung dan terlibat aktif dalam setiap program yang ada. Biarlah melalui perbuatan yang kita lakukan menjadi kesaksian yang indah bagi setiap orang yang belum percaya. (am)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *